26 Maret 2011

Catatan Kecil

Dalam hening, aku menghadapMu ya Allah, mencoba bercermin atas apa yang telah aku lakukan slama ini. Dalam sepi aku mencoba mencari apa yang jadi ambisi diri yang terkadang membuat aku tertatih tuk menjalani. Dalam galau, aku mencoba mendekat diri padaMu ya Rabbi, mencoba menyalakan asa yg perlahan redup tak bersisa...

Ya Rabb.. Maafkan hamba yang tak sadarkan diri atas dentingan waktu yang terus berlalu. Tak sadar bahwa masa tak bisa menungguku, Tak sadar bila semua tak akan berubah bila tanpa ada campur tanganMu. Tak sadar bila apa yang jadi terjadi mungkin terbaik untukku.

9 Maret 2011

Hari Ini Adalah Hariku

       Hari ini saat aku terbangun, aku mengucap syukur padamu ya Allah... Engkau masih memberikan aku kesempatan untuk menghirup lagi udara pagi, merasakan tetesan embun dan melihat sinar mentari. Hari ini, mungkin saja hari terakhir bagiku untuk menikmati semuanya, siapa yang menjamin aku masih bisa merasakan kefanaan dunia esok hari walaupun aku ingin terus bisa merasakannya.

25 Februari 2011

Tips Disengat Lebah

          Ini untuk kesekian kalinya aku disengat lebah, entah kenapa lebah senang sekali menyengatku mungkin dikiranya kulitku adalah bunga yang lagi merekah hehhe.. Aku masih ingat waktu kakiku disengatnya, dengan suksesnya silebah telah membuatku susah untuk berjalan, membuat kakiku terasa ngilu dan gatalnya minta ampun.. sebagai orang yang masih awam disengat lebah aku tidak bisa berbuat banyak, hanya minyak param yang bisa aku pake karena kondisinya memang tidak memungkinkan untuk nyari obat ataupun berobat....

Pertemuan Rasulullah dengan Iblis

       Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: "Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku."
Nabi: "Itu Iblis, laknat Allah bersamanya."
Umar ingin membunuhnya.
Nabi: "Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik."

1 Februari 2011

Pohon Tua

        Suatu ketika, di sebuah padang, tersebutlah sebatang pohon rindang. Dahannya rimbun dengan dedaunan. Batangnya tinggi menjulang. Akarnya, tampak menonjol keluar, menembus tanah hingga dalam. Pohon itu, tampak gagah di banding dengan pohon-pohon lain di sekitarnya.
Pohon itupun, menjadi tempat hidup bagi beberapa burung di sana. Mereka membuat sarang, dan bergantung hidup pada batang-batangnya. Burung-burung itu membuat lubang, dan mengerami telur-telur mereka dalam kebesaran pohon itu. Pohon itupun merasa senang, mendapatkan teman, saat mengisi hari-harinya yang panjang.